Sunday, August 30, 2020

破釜沉舟 (pò fǔ chén zhōu) - Memecahkan Panci, Menenggelamkan Perahu

 


破釜沉舟 
(pò fǔ chén zhōu)
Memecahkan Panci, Menenggelamkan Perahu

Hu Hai adalah kaisar kedua dari Dinasti Qin (221 SM-206 SM). Dia mengirim Jenderal Senior Zhang Han untuk mengalahkan pasukan pemberontak yang dipimpin oleh Chen Sheng dan Wu Guang, lalu kemudian menyerang Negara Bagian Zhao setelah menyeberangi Sungai Kuning.

Raja Negara Zhao tidak bisa melawan tentara Qin lalu meminta dukungan dari Negara Chu. Raja Negara Chu setuju, dan menunjuk Song Yi sebagai jenderal dan Xiang Yu sebagai asisten untuk menyelamatkan Negara Zhao. Ketika tentara Chu tiba di Anyang, Song Yi malah menahan prajuritnya selama 46 hari berturut-turut. Saat itu musim dingin yang parah dengan angin dingin dan salju tebal. Para prajurit kedinginan dan lapar, tetapi Song Yi hanya mempedulikan dirinya sendiri, padahal pasukannya sedang mederita.

Xiang Yu, yang tidak tahan melihat kelakuan Song Yi, kemudian membunuhnya. Setelah mengambil alih prajurit, dia segera mengirim 20.000 prajurit untuk menyeberangi Sungai Zhanghe untuk menyelamatkan Negara Zhao. Namun, prajurit tersebut tidak berhasil mendapatkan kemenangan besar, jadi Xiang Yu turun langsung untuk memimpin pasukan saat menyeberangi Sungai Zhanghe.

Saat tiba di darat, Xiang Yu memerintahkan prajuritnya untuk menenggelamkan semua perahu, memecahkan semua panci ​​dan membawa persediaan makanan kering hanya untuk tiga hari, dia memberi tahu para prajurit bahwa sudah tidak bisa mundur, maka jalan satu-satu nya agar bisa kembali adalah memenangkan pertempuran.

Melihat perahu-perahu itu telah tenggelam, panci-pancinya telah pecah, dan tidak ada lagi yang tersisa, semua prajurit bersiap untuk bertempur tanpa mempedulikan nyawa mereka.

Saat bertemu dengan tentara Qin, tentara Chu segera menyerang tentara Qin dengan berteriak keras-keras menunjukan betapa mereka sangat siap untuk bertempur. Meskipun pasukan Qin telah memenangkan banyak pertempuran, mereka belum pernah melihat pasukan yang begitu tak kenal takut dan membua mereka ketakutan hingga mereka berbalik dan melarikan diri. Tentara Chu bertempur dengan sangat berani dan akhirnya secara total mengalahkan tentara Qin.

Kisah ini, yang berasal dari Catatan Sejarah: Biografi Xiang Yu, idiom ini kemudian sering digunakan unuk memperingatkan kita agar pantang menyerah, dan terus bulatkan tekad serta mengerahkan seluruh tenaga untuk mencapai impian.


No comments:

Post a Comment