Saturday, April 21, 2018

Dua Bata Jelek

Tulisan ini merupakan isi dari buku "Si Cacing dan kotoran kesayangannya" Karya Ajahn Brahm, Halaman 1-7.

Setelah kami membeli tanah untuk wihara kami pada tahun 1983, kami jatuh bangkrut. Kami terjerat huang. Tidak ada bangunan di atas tanah itu, bahkan sebuah gubuk pun tak ada. Pada minggu-minggu perama, kami tidur di atas pintu-pintu tua yang kami beli murah dari pasar loak. Kami mengganjal pintu-pintu itu dengan batu bata di setiap sudut untuk meninggikannya dari tanah (tak ada matras--tentu saja, kmai kan petapa hutan).

Biksu kepala mendpatkan pintu yang paling bagus, pintu yang datar. Pintu saya bergelombang dengan lubang yang cukup besar di tengahnya, yang dulunya tempat gagang pintu. Saya senang karena gagang pintu itu dicopot, tetapi malah jadi ada lubang persis di tengah-tengah ranjang pintu saya. Saya melucu dengan mengatakan bahwa sekarang saya tak perlu bangkit dari ranjang jika ingin ke toilet! kenyataannya, ada saja, angin masuk melewati lubang itu. Saya jadi tak bisa tidur nyenyak sepanjang malam-malam itu.

Kami hanyalah biksu-biksu miskin yang memerlukan sebuah bangunan. Kami tak mampu membayar tukang, bahan-bahan bangunannya saja sudah cukup mahal. Jadi saya harus belajar cara bertukang: bagaimana mempersiapkan pondasi, menyemen dan memasang batu bata, mendirikan atap, memasang pipa-pipa, pokoknya semua. Saya adalah seorang fisikawan teori dan guru SMA sebelum menjadi biksu, tidak terbiasa bekerja kasar. Setelah beberapa tahun, saya menjadi cukup terampil bertukang, bahkan saya menjuluki tim saya "BBC" (Buddhist Building Company). Tetapi, pada saat memulainya, ternyata bertukang itu sangatlah sulit. Kelihatannya gampang, membuat tembok dengan batu bata: tinggal tuangkan seonggok semen, sedikit ketok sana, sedikit ketok sini. Ketika saya mulai memasang batu bata, saya ketok satu sisi untuk meratakannya, tetapi sisi lainnya malah jadi naik. Lalu saya ratakan sisi yang baik itu, batu batanya jadi melenceng. Setelah saya ratakan kembali, sisi yang pertama jadi terangkat lagi. Coba saja sendiri!

Sebagai seorang biksu, saya memiliki kesabaran dan waktu sebanyak yang saya perlukan. Saya pastikan setiap batu bata terpasang sempurna, tak peduli berapa lama jadinya. Akhirnya saya menyelesaikan tembok batu bata saya yang pertama dan berdiri dibaliknya untuk mengagumi hasil karya saya. Saat itulah saya melihatnya--oh, tidak! sya telah keliru menyusun dua batu bata. Semua batu bata lain sudah lurus, tetapi dua batu bata tersebut tampak miring. Mereka terlihat jelek sekali. Mereka merusak keseluruhan tembok. Mereka meruntuhkannya.

Saat itu, semennya sudah terlanjur terlalu keras untuk mencabut dua batu bata itu, jadi saya bertanya kepada kepala wihara apakah saya boleh membongkar tembok itu dan membangun kembali tembok yang baru, atau kalau perlu, meledakkannya sekalian. Saya telah membuat kesalahan dan saya menjadi gundah gulana. Kepala wihara bilang tak perlu, biarkan saja temboknya seperti itu.

Ketika saya membawa para tamu pertama kami berkunjung keliling wihara kami yang baru setengah jadi, saya selalu menghindarkan membawa mereka melewati tembok bata yang saya buat. Saya tak suka jika ada orang yang melihatnya. Lalu suatu hari, kira-kira 3-4 bulan setelah saya membangun tembok itu, saya berjalan dengan seorang pengunjung dan dia melihatnya.

"Itu tembok yang indah," ia berkomentar dengan santainya.

"Pak," saya menjawab dengan terkejut, "apakah kacamata Anda tertinggal di mobil? Apakah penglihatan Anda sedang terganggu? Tidakkah Anda melihat dua batu bata jelek yang merusak keseluruhan tembok itu?"

Apa yang ia ucapkan selanjutnya telah mengubah keseluruhan pandangan saya terhadap tembok itu, berkenaan dengan diri saya sendiri dan banyak aspek lainnya dalam kehidupan. Dia berkata, "Ya, saya bis amelihat dua bata jelek itu, namun saya juga bisa melihat 998 batu bata yang bagus."

Saya tertegun. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga bulan, saya mampu melihat batu-bata lainnya selain dua bata jelek itu. Di atas, di bawah, di kiri, dna di kanan dari dua batu bata jelek itu adalah batu-bata2 yang bagus, batu bata yang sempurna. Lebih dari itu, jumlah bata yang terpasang sempurna jauh lebih banyak daripada dua bata jelek itu. Selama ini,, mata saya hanya terpusat pada dua kesalahan yang telah saya perbuat; saya terbutakan dari hal-hal lainnya. Itulah sebabnya saya tak tahan melihat tembok itu, atau tak rela membiarkan orang lain melihatnya juga. Itulah sebabnya sayan ingin menghancurkannya. Sekarang, saya dapat melihat batu bata-batu bata yang bagus, tembok itu jadi tampak tak terlalu buruk lagi. Tembok itu menjadi, seperti yang dikatakan pengunjung itu, "Sebuah tembok yang indah." Tembok itu masih tetap berdiri sampai sekarang, setelah dua puluh tahun, namun saya benar-benar tak dapat melihat kesalahan itu lagi.

Berapa banyak orang yang memutuskan hubungan atau bercerai karena semua yang mereka lihat dari diri pasangannya adalah "dua bata jelek"? Berapa banyak di antara kita yang menjadi depresi atau bahkan ingin bunuh diri, karena semua yang kita lihat dalam diri kita hanyalah "dua bata jelek? Pada kenyataanya, ada banyak , jauh lebih banyak batu bata yang bagus, di atas, di bawah, di kiri, dan di kanan dari yang jelek, namun pada saat itu kita tak mampu mlihatnya. Malahan, setiap kali melihatnya, mata kita hanya terfokus pada kekeliruan yang kita perbuat.

Wednesday, January 17, 2018

ingin mencetak ulang SKT? gampang banget

bagi anda yang merasa SKT nya tidak ada saat dulu membuat NPWP, jangan sedih jangan galau karena kita dapat mendapatkan SKT tersebut dengan mengisi formulir permohonan cetak ulang SKT yang mana formulirnya bisa anda dapatkan di KPP terdekat atau kalau malas bisa download di internet saja.
Persyaratannya pun sangat mudah :
1. Fotokopi KTP salah satu penanggung jawab (boleh direktur/manager)
2. Fotokopi akta pendirian
3. Surat kuasa jika dikuasakan (dan fotokopi KTP yang diberi kuasa)
tinggal lapor ke KPP, jadi deh. Gampang kan? hehehe

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini, semoga artikel diatas dapat membantu problem anda. (^^)

Membuat SIUP & TDP ditahun 2018, Gampang banget!

Bpk/Ibu mau membuat SIUP & TDP di tahun 2018 ini? gampang banget pak, diman kasih tau caranya, jadi begini pak/bu... sekarang itu bikin SIUP/TDP itu harus online, jadi itu sbnrnya sangat memudahkan kita lho,
sebelumnya sy akan beritahu dulu apa aja sih persyaratannya :
1. scan akta notaris (asli)
2. scan KTP direktur
3. scan foto direktur 3x4
4. scan surat pernyataan direktur bermaterai\
5. scan bukti pembayaran PBB tahun berjalan
6. Izin PMDN

nah untuk izin PMDN kita harus mendatangi kantor perizinan tempat bpk/ibu tinggal (Kantor DPMPTSP), disana kita akan diminta untuk isi formulir, lalu setelah kurang lebih 3 hari kita akan dapat surat izin PMDN nya, (pemberitahuan melalui no hp) nah setelah itu semakin gampang, kita tgl masuk ke website perizinan (tinggal cari websitenya digoogle dengan kata kunci "perizinan kota (sebutkan kota anda)), lalu setelah daftar dan login di website tersebut, ikuti petunjuknya (gampang kok tidak usah saya ajari ya pasti bisa) isi semua formnya, dan upload semua persyaratan yang disebutkan diatas... dan setelah itu kurang lebih 10jam, kita dpt pemberitahuan bahwa siup tdp selesai, cetak bukti nya, dan nanti bawa ke kantor perizinan terdekat untuk mengambil SIUP & TDP nya. Finish... gampang kan? hehehe

terimakasih sudah membaca artikel ini, semoga membantu bpk/ibu semua... ^^

Nama perusahaan salah ketik di NPWP? solusi nya gampang koq

Jika NPWP perusahaan anda terdapat kesalahan di bagian nama, salah ketik atau human error lainnya, sangat gampang sekali menyelesaikan problem tersebut, anda hanya tinggal mendatangi KPP kota anda, dengam membawa dokumen sebagai berikut :

  1. Formulir perubahan data (isi bagian nama dengan nama perusahaan yang sebenarnya, jangan salah nulis lagi!)
  2. Fotokopi akta notaris
  3. Fotokopi direktur
  4. surat kuasa jika dikuasakan
  5. Fotokopi KTP yg dikuasakan
  6. NPWP asli yg akan dirubah
hanya dengan itu saja anda bisa mendapatkan NPWP baru dengan data yang benar.
terimakasih sudah membaca, semoga bisa membantu problem anda. Thanks


Wednesday, December 27, 2017

Mengapa Training ISO 9001 : 2015 Itu Sangat Penting

Terjadinya perubahan ISO 9001 : 2015 yang memasukan persyaratan baru diantaranya Konteks & Organisasi, Manajemen Risiko, Kepemimpinan, Manajemen Perubahan dan Pengetahuan Organisasi, membutuhkan pemahaman melalui Training ISO 9001 : 2015.

Perusahaan yang sudah memiliki sertifikat ISO 9001 : 2008, harus melakukan perubahan/Upgrade sertifikasi menjadi sertifikasi ISO 9001 : 2015 melalui lembaga sertifikasi.

Sertifikasi bisa dibantu oleh konsultan ISO dan dengan mengikuti Training ISO.

Bagi anda yang ingin mengikuti pelatihan ISO 9001:2015 bisa mengunjungi website multikompetensi.com atau http://bit.ly/2BHo5mQ